News

You are here:Home News


Polandia memperkuat militer dengan menambah 53.000 tentara untuk menghadapi ancaman Rusia, karena khawatir akan situasi seperti yang dialami Ukraina.

 

 

Kalangan parlemen Polandia telah memberikan lampu hijau untuk memperkuat angkatan bersenjatanya dengan merekrut 53.000 tentara tambahan.

Perkuatan pasukan itu, seperti dilaporkan oleh Daily Expres, Rabu (16/11/2016), sebagai langkah antisipasi atas kemungkinan terjadinya serangan tiba-tiba dari Rusia.

Kekuatan baru, terdiri dari tentara paruh waktu, akan mewakili sepertiga dari semua personil militer Polandia.

Anggaran dan usulan perkuatan pasukan belum disetujui oleh Senat namun diperkirakan akan lolos, karena pemerintah sayap kanan yang berkuasa memiliki suara mayoritas di parlemen.

Menteri Pertahanan Polandia Antoni Macierewicz mengatakan, "Tentara paruh waktu adalah cara termurah untuk meningkatkan kekuatan angkatan bersenjata dan kemampuan pertahanan”.

Oleh karena itu, kata Mcierewicz, Polania harus mampu memberikan respons yang kuat dalam menghadapi kemungkinan agresi militer Rusia seperti yang terjadi di Ukraina.

Pejabat pemerintah mengklaim, pasukan tambahan itu nantinya dapat menjadi kekuatan kelima yang dapat menjaga wilayah darat, laut, udara, dan untuk memperkuat pasukan khusus.

Unit keamanan baru itu juga akan memiliki pusat komando terpisah dan memiliki kepala pasukan sendiri yang akan memberikan laporan langsung kepada Macierewicz.

Polandia memperkuat militernya setelah Putin menandatangani sebuah perintah untuk mencabut keanggotaan Rusia di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), setelah serangan udara di Suriah dan aneksasi Crimea.

Perang Suriah dan aneksasi Crimea di Ukraina timur telah dikecam oleh ICC, yang mencurigai bahwa Moskwa dapat disangka terlibat dalam berbagai kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan. (kompas.com)

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, polisi saat ini telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pengeboman gereja Oikumene Sengkotek di Samarinda.

 

 

Selain Juhanda (32) sebagai pelaku pelemparan bom molotov, ada empat tersangka lain yang dianggap terlibat dalam aksi tersebut.

"Informasi terakhir, lima termasuk Juhanda, itu sudah positif tersangka," ujar Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Boy mengatakan, dalam kasus ini, mulanya polisi mengamankan 21 orang selain Juhanda yang diduga terkait dalam peledakan bom. Namun, baru empat di antaranya yang punya bukti kuat.

Menurut dia, masih ada sisa waktu beberapa hari lagi sebelum batas akhir waktu pemeriksaan untuk menetapkan tersangka lain.

Boy menjelaskan, motif para pelaku melakukan aksi tersebut yakni sengaja meneror keamanan masyarakat.

"Ada orang-orang atau pihak tertentu yang menginginkan adanya semacam ketidaknyamanan dalam masyarakat," kata Boy.

Polisi tak ingin kecolongan lagi. Oleh karena itu, tindakan preventif semakin ketat dilakukan. Ia meminta masyarakat lebih waspada dengan gerakan kelompok radikal.

Jika menemukan orang yang mencurigakan, Boy meminta masyarakat tak segan-segan melaporkannya ke petugas kepolisian setempat.

"Kalau ancaman-ancaman yang menganggu masyarakat satu per satu semua diupayakan dan dibereskan oleh pihak kepolisian," kata Boy.

Para tersangka kini ditahan di rumah tahanan Polresta Samarinda Ledakan terjadi di Gereja Oikumene Sengkotek Samarinda, Minggu (13/11/2016) pukul 10.10 Wita.

 

 

Juhanda langsung diamankan dan dibawa ke Mapolresta Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan.

Akibat kejadian ini, empat anak kecil mengalami luka bakar, salah satunya kemudian tewas. Mereka berada di area parkir sepeda motor saat bom molotov dilempar ke area parkir itu. (kompas.com)

SEMARANG - Sebanyak 2.300 peserta dari berbagai negara akan meramaikan BTN Tour de Borobudur 2016. Tidak hanya itu, tiga menteri juga dipastikan akan berpartisipasi pada event gowes sejauh 275 km itu.

Ketua Panitia, Hendri Dwiyanto mengatakan peserta dari luar negeri tertarik ikut karena tantangan rute yang disiapkan yang masuk dalam kategori profesional. Atlet pesepeda nasional tak ketinggalan akan meramaikan event tersebut.

"Sejauh ini total ada sekitar 2.300 peserta yang tercatat meramaikan Tour de Borobudur," kata Hendri, Kamis (17/11/2016).

Dalam kategori profesional tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan ikut berpartisipasi dengan start dari kantornya di Jalan Pahlawan, Kota Semarang. Tidak mengherankan, karena Ganjar memang hobi bersepeda dan sudah mengikuti sejumlah event.

"Pak Ganjar ikut kategori A dengan rute terjauh, 275 km," tandasnya.

Selain Ganjar, pejabat yang diundang adalah lima menteri. Namun baru tiga yang menyatakan kepastiannya yaitu Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak bisa hadir, sementara Pak Imam Nahrawi (Menpora) belum konfirmasi," pungkas Hendri.

Para menteri tidak bergabung dengan kategori yang sama dengan Ganjar, namun mereka masuk ke kategori C yaitu start dari Banaran Cafe Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Tour de Borobudur akan digelar hari Sabtu (18/11) sampai Minggu (19/11) mendatang dengan start kantor Gubernur Jateng di Semarang. Rute berikutnya yaitu Ambarawa-Boyolali-Solo-Salatiga-Kopeng-Magelang-Borobudur.

"Diharapkan Tour de Borobudur kali ini bisa sejalan dengan misi pemerintahan Jawa Tengah yang ingin mengembangkan pariwisata melalui olahraga," pungkas Hendri. (detiksport.com)

PONTIANAK - Gudang senjata yang terletak di lantai dasar bangunan Markas Polisi Militer Kodam XII Tanjungpura (Mapomdam) aman dari amukan kobaran api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 22.40 WIB.

 

 

Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengatakan, gudang penyimpanan senjata yang terletak di lantai dasar tersebut aman, karena api hanya menghanguskan bangunan mulai dari lantai dua ke atas.

"Gudang senjata dan munisi aman yang terletak di lantai dasar, karena api membakar mulai dari lantai dua ke atas," ujar Tri, Rabu (16/11/2016) pagi.

Tri menambahkan, pihaknya hingga saat ini masih belum bisa memastikan jumlah kerugian materil akibat peristiwa kebakaran tersebut.

"Kerugian materil sedang diperkirakan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini," papar Tri.

 

 

Gedung yang terletak di Jalan Rahadi Usman itu merupakan bangunan tua yang hampir 90 persen bangunannya terbuat dari kayu.

Gedung tersebut sebelumnya merupakan markas Komando Resor Militer (Korem) 121 Alamabnana Manawai, yang saat ini pindah di Kabupaten Sintang.

"Dikarenakan gedung hampir 90 persen terbuat dari kayu maka api cepat mudah menjalar dan pukul 01.15 WIB api dapat di padamkan," ujarnya.

Dokumen penting beserta perabotan kantur hangus akibat kebakaran tersebut.

"Dokumen alat kantor dan perabot hangus. Lantai dasar atau bisa dibilang lantai 1 yang utuh sebetulnya itu gudang penyimpanan," ujarnya.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Sementara diduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net