News

You are here:Home News

Keinginan klub Cina, Tianjin Quanjian, untuk mendapatkan penyerang Diego Costa dari Chelsea batal karena peraturan baru di Liga Super Cina, seperti diungkapkan pemiliknya, Shu Yuhui.

Shu menegaskan Tianjin sudah siap merekrut Costa -pemain Timnas Spanyol yang berusia 28 tahun itu- bersama dengan Karim Benzema (Real Madrid), Radamel Falcao (Monaco), dan Edinson Cavani (Paris Saint-Germain).

Namun mulai musim ini yang akan dimulai Maret 2017, klub-klub Cina hanya boleh menurunkan tiga pemain asing dalam satu pertandingan.

"Situasi itu membawa perubahan dalam rencana perekrutan kami," tegas Shu dalam wawancara dengan TV Tianjin.

Sebelumnya klub di Liga Super Cina bisa memilih empat pemain asing dari negara manapun dan seorang pemain asing asal Asia untuk satu pertandingan.

Peraturan baru juga mengharuskan dua pemain Cina berusia 23 tahun masuk ke dalam tim dan salah seorang harus turun dalam tim utama sejak awal pertandingan.

Shu mengatakan bahwa klubnya sudah siap untuk melakukan investasi besar pada tahun 2017 ini jika peraturan yang lama tetap berlaku.

Diasih Cannavaro

Saat ini kontrak yang sudah sempat diwujudkan sebelum perubahan peraturan yang diumumkan Senin (16/01) adalah untuk Falcao dan Raul Jimenez dari Benfica.

Costa memang sempat disebut akan pindah ke Cina dengan nilai kontrak £30 juta atau sekitar Rp492 miliar per tahun walau Chelsea mengatakan tidak ingin melepasnya.

"Laporan internet tentang Costa itu benar kami memang suka dia, dan kami sudah memberi tawaran kepada Cavani dan sedang dalam perundingan," jelasnya seperti dilaporkan situs berita terbitan Hong Kong, South China Morning Post.

Shu menambahkan bahwa Cavani siap menandatangani namun klubnya, Paris Saint-Germain, tak ingin dia pergi ketika musim tanding sedang berlangsung sementara Tianjin tak mau menunggu sampai setengah musim lagi.

Tianjin Quanjian dipromosikan ke Liga Super musim lalu dan kini diasuh oleh manajer Fabio Cannavaro, yang menjadi kapten Timnas Italia saat merebut Piala Dunia 2006. (bbcindonesia.com)

Beberapa hari sebelum tanggal pelantikan pada Jumat (20/01), jumlah anggota Kongres dari Partai Demokrat yang menyatakan akan memboikot pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump telah mencapai 26 orang.

Banyak di antara mereka beralasan karena Trump baru-baru ini mengkritik ikon HAM Amerika Serikat dan sekaligus anggota Kongres John Lewis.

Lewis adalah seorang anggota terkemuka gerakan hak-hak sipil Amerika dan dianggap sebagai pahlawan oleh banyak warga negara itu.

Trump meluapkan kemarahan kepada Lewis Jumat lalu setelah anggota Kongres itu mengatakan Trump bukan "presiden yang sah" sehingga ia tidak akan menghadiri pelantikannya.

Selama menjadi anggota Kongres dalam tempo 30 tahun terakhir, baru kali ini Lewis akan absen dari acara pelantikan presiden.

Anggota Kongres dari Georgia tersebut mengatakan salah satu alasannya memboikot pelantikan Donald Trump adalah adanya dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika yang dimenangkan oleh Trump.

"Ketika Anda menghina anggota Kongres John Lewis, maka Anda menghina Amerika," kata Yvette Clarke, salah satu dari lima anggota Kongres dari New York yang akan memboikot pelantikan Trump sebagai presiden Amerika Serikat menggantikan Barack Obama.

Kongres beranggotakan 535 orang.

"Bagi saya, keputusan pribadi untuk tidak menghadiri pelantikan cukup sederhana: Apakah saya mendukung Donald Trump, atau saya mendukung John Lewis? Saya mendukung John Lewis," kata Ted Lieu, anggota Kongres dari California.

Jauh sebelum John Lewis mengumumkan akan memboikot pelantikan Trump, anggota Kongres dari Illinois, Luis Gutierrez, tercatat sebagai anggota Kongres pertama yang menyatakan pemboikotan pada Desember 2016.

Pekan lalu seorang wakil dari Massachusetts, Katherine Clark, menyatakan akan turut memboikot pelantikan presiden.

"Keluarga-keluarga di distrik saya takut jika antiperempuan, antiimigran, anti-Muslim dan janji-janji yang memecah belah yang mengisi kampanye Trump akan menjadi kebijakan-kebijakan yang akan berpengaruh pada kesehatan dan keselamatan setiap warga Amerika," kata Clark. (bbcindonesia.com)

Program Warung Elektronik (e-warung) sebagai bentuk bantuan sosial non-tunai kini mulai merambah 45 kota dan tiga kabupaten. Program dari Kementerian Sosial itu ditargetkan mampu menjangkau 3 juta penerima pada tahun 2017 ini.

 

 

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan fokus kementeriannya tahun ini adalah menurunkan angka kemiskinan. Oleh karena itu, penyaluran bansos non-tunai ini diharapkan bisa tepat guna dan tidak salah sasaran.

Seluruh penerima bantuan e-warung adalah peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

“Tahun 2016 akhir, kita sudah sampai kepada 1,2 juta penerima PKH (Program Keluarga Harapan) yang menerima bansos secara non-tunai. Di tahun 2017 ini akan kita maksimalkan menjadi 3 juta penerima,” ujar Khofifah dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017).

Untuk bantuan pangan, lanjut Khofifah, Kemensos juga mengonversi bantuan subsidi beras sejahtera (rastra) untuk 1,4 juta penerima rastra, menjadi bantuan pangan non-tunai yang bisa didapatkan melalui e-warung.

Pemilik dan pengelola warung elektronik ini bertindak sebagai penyalur resmi bantuan pemerintah dan sudah berbadan hukum. Warung yang mereka miliki menjual bahan pangan yang diperlukan. Masyarakat hanya perlu memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk dapat mengakses layanan tersebut.

“Insya Allah secara bertahap berbagai bansos akan diintegrasikan dalam kartu yang sama,” jelas Khofifah.

Apa itu e-warung?

Semenjak diluncurkan Kemensos pada tahun 2016, sudah ada 7.733 e-warung yang berdiri di 45 kota dan tiga kabupaten. Jumlah itu meleset sedikit dari target persebaran yang ditetapkan pemerintah yakni 45 kota dan enam kabupaten.

Di dalam program e-warung, masyarakat peserta PKH akan mendapatkan top up dana sebesar Rp 110.000 pada kartu KKS setiap bulannya. Saldo itu bisa dibelanjakan di e-warung tempatnya terdaftar.

Dengan mekanisme tersebut, bantuan dari pemerintah tidak lagi disalurkan ke masyarakat dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bantuan bahan pokok. Untuk saat ini, baru beras dan gula yang dapat dibeli masyarakat melalui e-warung.

Meski demikian, masyarakat penerima bantuan memiliki keleluasaan untuk menggunakan bantuan tersebut dan mengonversikan nilai bantuan yang didapatkannya menjadi beras kualitas medium, premium, ataupun beras dengan kualitas super. Semakin tinggi kualitas berasnya, semakin besar nominal yang harus dikonversikan.

Ke depannya, pemerintah juga akan menyediakan komoditas lainnya yang dianggap perlu seperti telur, minyak goreng, tepung.

Dengan semaki bertambahnya e-warung di berbagai daerah di Indonesia, Kemensos pun menetapkan target tinggi pada tahun 2018.

“Kalau tahun depan insya Allah menurut RKP Bappenas itu akan menarget 10 juta. kalau 10 juta penerima manfaat, itu akan masuk 98 kota dan 200 kabupaten di tahun 2018,” papar Khofifah.

Bagus asal tepat sasaran

Peneliti senior Central of Information and Development Studies (CIDES) Umar Juoro mengungkapkan  e-warung ini bisa menjadi mekanisme yang tepat karena bantuan sosial bisa langsung ke target yang dituju. Selain penggunaannya bisa terarah kepada barang konsumsi yang dibutuhkan, akuntabilitasnya juga menjadi terjaga.

Tidak hanya itu, dalam wawancara melalui pesan singkat dengan Kompas.com, Umar menambahkan bahwa bantuan melalui e-warung ini bisa mengatasi kemiskinan karena masyarakat miskin langsung mendapatkan bantuan.

Namun, pemerintah harus memastikan validitas data warga miskin yang menjadi target program. Jika basis datanya tidak akurat, maka program pun menjadi tidak tepat sasaran.

Sementara soal dampak dari pelaksanaan e-warung ini, Umar meyakini pendapatan golongan miskin meningkat karena kebutuhan pangan mereka dibantu. Hanya yang juga harus dilihat adalah keberlanjutannya.

“Apakah golongan miskin menjadi terlalu bergantung pada bantuan langsung, ataukah mereka mendapt sumber pendapatan dari pekerjaannya,” tutup Umar. (kompas.com)

Tim pemenangan tuan rumah Piala Dunia 2018 yang berada di bawah naungan Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) telah menggunakan jasa seorang mantan personel badan intelijen Inggris, MI6.

Christopher Steele, yang pernah menjadi pengumpul data intelijen untuk MI6, diketahui menghimpun informasi mengenai Badan Sepakbola Dunia (FIFA) dan negara-negara saingan Inggris yang juga ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, terutama Rusia.

Belum diketahui apakah informasi yang dihimpun Steele mengenai Piala Dunia 2018 memicu investigasi terhadap dugaan korupsi di tubuh FIFA. Bagaimanapun, dia telah melaporkan temuannya ke divisi kriminalitas Eurasia pada Badan Investigasi Federal AS (FBI).

Steele disewa melalui badan intelijen swasta yang dia turut dirikan, Orbis.

Berdasarkan bukti-bukti yang ditampilkan harian the Sunday Times kepada Komite Kebudayaan Parlemen Inggris pada November 2014, Steele ditugasi tim pemenangan tuan rumah Piala Dunia 2018 karena para pejabat "ingin pemahaman lebih baik tentang siapa saingan mereka."

Pada akhirnya Rusia sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan Qatar tuan rumah Piala Dunia 2022.

Aparat Swiss kini masih menyelidiki dugaan penyuapan dan penyelewengan dalam proses seleksi tuan rumah perhelatan sepakbola terakbar dunia itu.

Sebagaimana dilaporkan koresponden olahraga BBC, Richard Conway, kenyataan bahwa FA menggunakan jasa Steele mengungkap kerasnya persaingan para negara-negara untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia. Bahkan, bisa diasumsikan bahwa amat mungkin bukan hanya Inggris yang menggunakan jasa intelijen.

Badan intelijen swasta

Sosok Steele terkuak ketika namanya disebut-sebut dalam dokumen mengenai presiden terpilih AS, Donald Trump. Dalam dokumen itu ada berbagai informasi tentang bisnis Trump dan dugaan kaitannya dengan Rusia.

Trump telah membantah dokumen itu dan menyebutnya "berita palsu".

Steele merupakan salah satu pendiri Orbis, badan intelijen swasta. Didirikan pada 2009, badan yang berkantor di Grosvenor Gardens, London Pusat, itu mengkhususkan pada intelijen dunia bisnis selain menawarkan jasa "pengumpulan informasi" dan "investigasi lintas batas negara". (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net