MAKAN ENAK DELTA FM

in Win
November 22, 2017

Sobat Delta! Kali ini, Delta FM mau ngajakin kamu untuk makan siang GRATIS di Bandar Djakarta, Ancol - Jakarta tanggal 26 November 2017.
Mau tahu cara biar bisa ikut ditraktir makan ikan gratis ini? Caranya seperti ini :

Instagram
- Follow @deltafm dan @bandardjakartarestaurant
- Repost flyer yang di update melalui @deltafm di Instagram dengan format : Nama (spasi) Umur (spasi) Domisili (spasi) @deltafm @bandardjakartarestaurant #MakanEnakDeltaFM #BandarDjakarta #KusukaIkan

Buruan update sekarang juga dan tunggu pengumumannya cuma di Delta FM.

Dan inilah keseruan #MakanEnakDeltaFM bersama Bandar Djakarta dan Sobat Delta yang terpilih menjadi pemenang kuis ini.

Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI No 3 tahun 2014 tentang Hari Ikan Nasional dan bertepatan dengan Peringatan World Fisheries Day atau Hari Perikanan Dunia. Pada tahun ini, Indonesia memperingati HARKANNAS untuk keempat kalinya dengan tema “Ikan Untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Tema tersebut ditetapkan dengan pertimbangan bahwa ikan sangat relevan untuk mendukung program pemerintah dalam hal perbaikan gizi masyarakat mengingat ikan sebagai bahan pangan dan sumber protein memiliki keunggulan antara lain; kandungan Omega 3 tinggi sangat baik untuk perkembangan mata, otak dan jaringan syaraf, komposisi asam amino lengkap dan mudah dicerna serta diserap tubuh, keragaman ikan yang tinggi  dari  jenis, bentuk, warna, rasa dan ukuran sehingga dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai macam produk olahan, keragaman harga yang dapat memenuhi semua segmen kelas ekonomi. Ikan sebagai sumber protein dapat berperan mendukung Gerakan Peningkatan Gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1.000 HPK), remaja usia produktif dan ibu hamil dalam kerangka strategi percepatan perbaikan gizi masyarakat (RPJMN 2015 – 2019).

Ikan sebagai sumber bahan pangan sehat berperan mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dalam rangka mengurangi beban penyakit sehingga dapat mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan meningkatkan produktivitas. Dalam rangka mendukung kebijakan strategis pangan dan gizi, dengan terbitnya Inpres Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Perpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional, KKP terus melakukan beberapa program, antara lain peningkatan produksi perikanan tangkap dan budidaya yang didukung oleh penerapan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan, serta penguatan sistem logistik ikan untuk memenuhi ketersediaan ikan bagi industri dan konsumsi dalam negeri. Peningkatan konsumsi ikan nasional sangat penting sebagai penghela industri perikanan nasional dalam rangka meningkatkan produktivitas industri dan mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

Tujuan dari peringatan Hari Ikan Nasional Ke4 Tahun 2017 adalah meningkatkan konsumsi ikan masyarakat dengan menjadikan makan ikan sebagai budaya nasional mengingat ikan sebagai asupan pangan memiliki keunggulan kandungan gizi, ragam pilihan ikan dan ragam kreasi olahan. Peringatan Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ke-4 dilaksanakan di area Pelataran Keong Mas selama 4 (empat) hari dari tanggal 18 – 21 November 2017. Acara puncak peringatan Harkannas Ke-4 tanggal 21 November 2017 akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan dan akan menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Pusat, Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi, Dinas Kelautan dan Perikanan seluruh Indonesia (34 Provinsi), Organisasi Mitra Gemarikan (29 organisasi), Asosiasi Perikanan, Kementerian/Lembaga terkait dan pelaku usaha/UKM perikanan.

Adapun rangkaian acara Peringatan HARKANNAS ke-4 adalah pelaksanaan Indonesia Seafood Expo 2017 tanggal 18-21 November 2017 akan diikuti oleh 32 booth provinsi dan 16 booth UKM/Mitra KKP, festival Perikanan Nusantara (FPN) tanggal 20-21 November 2017 akan diikuti oleh 34 UKM Provinsi yang menampilkan kuliner nusantara berbahan baku ikan dan lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-15 dengan bahan baku ikan patin dilaksanakan tanggal 21 November 2017 akan diikuti oleh Pemenang Lomba Masak Tingkat Provinsi (Tim Penggerak-PKK) dari 29 Provinsi.

Acara pendukung meliputi Demo Mobil ATI Gemarikan, Klinik Mutu Hasil Perikanan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Senam Sehat dan Jalan Sehat, Lomba Menggambar dan Mewarnai dengan Tema “Aku Cinta Ikan”, Lomba Menangkap Ikan, Lomba Masak Ikan Kategori Umum (Tingkat Pelajar), Bakar Ikan dan icip-icip olahan ikan, Demo Masak Ikan  dan Edukasi Manfaat Ikan. Angka konsumsi ikan nasional pada tahun 2016 mencapai 43,94 kg/kapita (setara ikan utuh segar). Pada tahun 2017 konsumsi ikan nasional ditargetkan sebesar 47,12 kg/kapita dan pada tahun 2018 sebesar 50,65 kg/kapita.

KKP terus melaksanakan kegiatan kampanye peningkatan konsumsi ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, menumbuhkan kreativitas dalam mengolah ikan untuk keperluan konsumsi dan usaha kuliner sebagai sumber pendapatan keluarga, serta mendekatkan ikan kepada masyarakat. 

Momentum peringatan HARKANNAS ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif dengan melibatkan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat dalam rangka menjadikan ikan sebagai salah satu solusi dalam penanganan permasalahan gizi masyarakat. Sehingga ikan dijadikan tumpuan sumber protein yang selalu hadir di dalam menu keluarga dalam rangka mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia (Nawacita 5), meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing bangsa (Nawacita 6), dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, khususnya sektor kelautan dan perikanan. (kominfo.go.id)

Jangan lupa di Hari Ikan Nasional 2017 ini ada discount 21% di Bandar Djakarta, Ancol - Jakarta.

Bukan hanya itu saja, Delta FM juga mengajak kamu untuk bisa ikut MAKAN ENAK bareng DELTA FM di Bandar Djakarta tanggal 26 November 2017!! Caranya gampang banget kok, kamu ikuti langkah-langkah dibawah ini :

Selamat datang kembali Sobat Delta di MAKARENA Makanan Rabu Enak di Delta FM. Bersama Bara Pattiradjawane dan Harsya Subandrio di #BaraHarsya kali ini akan membuat menu makanan yaitu Ikan Kembung Dengan Sambal Matah Kecombrang! Penasaran resep dan cara membuatnya? Silahkan ikuti tahanpnya di bawah ini.

Ikan Kembung Goreng dengan Sambal Matah Kecombrang

Bahan :
1 kg Ikan kembung - bersihkan
9 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 ruas jari kunyit - bakar lalu kupas kulitnya
1 sdm ketumbar
sedikit garam
Minyak untuk menggoreng

Bahan sambal matah kecombrang:
7 siung bawang merah - iris tipis
5 buah cabai merah keriting - iris tipis
5 buah cabai rawit hijau - iris tipis
1 buah kecbrang - iris tipis
9 lembar daun jeruk - buang tulang tengahnya, iris tipis
2 buah jerik limo
1/2 sdt terasi
2 sdm bawang putih goreng - cacah kasar

Cara membuat:
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, dan ketumbar lalu tambahkan garam.
2. Lumuri ikan kembung dengan bumbu halus lalu diamkan sebentar kira kira 10-15 menit.
3. Panaskan minyak, kemudian goreng ikan hingga matang dan garing.
4. Dalam mangkok campur semua bahan sambal matah kecombrang, lalu siram dengan minyak panas bekas menggoreng ikan.

Nah, itu dia resep yang harus Anda siapkan terlebih dahulu ketika mau membuat menu ini. Dan di bawah ini adalah cara membuatnya, silahkan jadikan ini menu keluarga di rumah dan jangan lupa untuk kirimkan foto hasil buatan Anda ke Instagram DeltaFM yah! Selamat mencoba.

Sebuah video yang sangat langka dari hiu 'mulut besar' atau Megamouth direkam oleh seorang penyelam di pantai Indonesia. Penyelam asal Inggris, Penny Bielich, saat itu tengah berada di Gili Lawa Laut, Pulau Komodo, ketika seekor hiu melewatinya.

Rekan penyelamnya, Heikki Innanen, mengatakan padanya bahwa dia harus segera mengambil kamera. Dia pun akhirnya berhasil merekam hiu tersebut dalam 26 detik.

"Hiu Megamouth! Suatu keistimewaan bisa melihat makhluk megah ini dengan Heikki Innanen, hanya 63 penampakan yang pernah ada! 64 sekarang," Ms Bielich menulis di Instagramnya.

Dalam rekaman tersebut, tampak si mamalia air itu tak terganggu dengan kehadiran Bielich. Hiu Megamouth adalah makhluk yang sulit dipahami meski ilmuwan pernah menemukan 102 spesimen mereka.

Dilaporkan Daily Mail, kebanyakan hiu ini terlihat di Jepang, Filipina dan Taiwan. Megamouth pertama kali terlihat pada 1976 saat tak sengaja tertangkap jangkar laut dalam di Hawai.

Hiu Megamouth bisa mencapai panjang maksimal 17 kaki (lima meter) dengan masa hidup hingga 100 tahun. Spesies itu bisa menyelam sedalam 525 kaki (160 meter) di bawah air pada siang hari sebelum naik untuk mencari makan di kedalaman 40 kaki (12 meter) pada malam hari.

Mereka berenang dengan mulut besar terbuka untuk menangkap mangsa, menyaringnya melalui lapisan dalam insang. Mangsa empuknya adalah hewan planktonik seperti udang krill.

Meski Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) memasukkan mereka sebagai hewan yang paling tidak memprihatinkan, manusia masih sedikit mengetahui tentang hiu tersebut. Ilmuwan percaya bahwa hiu 'mulut besar' bisa tinggal sekitar 1.500 meter (0.9 mil) di bawah permukaan laut.

"Diketahui hanya dari 102 spesimen (per Agustus 2015), dan oleh karena itu tampaknya sangat jarang ditemui, namun kemungkinan akan semakin banyak diambil sebagai tangkapan samudra di perikanan lepas pantai dan offshore," kata IUCN.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut mengenai ekologi dan penggunaan habitat hewan ini diperlukan untuk lebih memahami spesies dan potensi dampak penangkapan ikan. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM