Sobat Delta! Mulai tanggal 29 September - 13 Oktober 2017 ini Delta FM akan mengadakan Delta Batik Challenge dalam rangka Hari Batik Nasional dengan hadiah makan siang untuk kantor kamu GRATIS dengan hidangan spesial dari Dapur Solo. Caranya gampang banget,

  1. kamu tinggal foto keseruan kamu dan teman-teman kantor yang menggunakan batik disertai alasan kenapa kantor kamu harus didatengin sama Delta FM.
  2. Upload foto keseruan kamu di Instagram, Twitter atau Facebook mention dan tag Delta FM serta Dapur Solo dengan hashtag #DeltaIndonesiaBatikChallenge 

Nah itu dia caranya bikin kejutan untuk kantor kamu dengan makan siang yang gratiis dan enak banget! Jangan sampai ketinggalan yah, kirimin sekarang juga dan semoga berhasil!

Bekerja di kafe yang berisik ternyata lebih produktif dibanding dengan kantor yang sibuk. Alasannya karena tidak ada jeda untuk mengobrol dengan rekan sekerja yang sebenarnya justru mengganggu.

Kesimpulan itu dihasilkan dalam penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Yamaguchi Jepang. Mereka meminta relawan untuk bekerja di komputer dengan dua kondisi, pertama dalam latar belakang suara-suara berisik tanpa arti dan kedua bekerja sambil mengobrol. Kemudian hasil pekerjaan mereka dimonitor.

Hasilnya, bekerja sambil sesekali berdiskusi atau mengobrol jauh tidak efektif dibanding dengan bekerja di ruangan yang berisik seperti di kafe.

"Percakapan di sekitar kita seringkali mengganggu pekerjaan. Padahal sekarang ini konsep perkantoran adalah open office atau tdak bersekat," kata Dr.Takahiro Tamesu, peneliti.

Suara-suara berisik seperti musik atau percakapan dengan teman di latar belakang ternyata berpengaruh besar pada konsentrasi bekerja. Saat kita mendengar teman kerja berdiskusi atau kita diajak ngobrol, fokus kita sepenuhnya akan kepada isi obrolan tersebut.

Hasil penelitian ini serupa dengan studi yang dilakukan tim dari Universitas Sussex Inggris. Disimpulkan bahwa pengemudi yang berbicara di telepon menggunakan earphone atau hands-free sama mengganggunya dengan saat menggenggam ponsel. Karena percakapan itu sendiri yang mengganggu konsentrasi pengemudi.

Melakukan percakapan membutuhkan imajinasi visual dan ini menciptakan kompetisi pada kapasitas pemrosesan di otak. Akibatnya, pengemudi bisa tidak fokus pada jalanan.

"Percakapan ternyata lebih visual dari yang kita kira, sehingga pengemudi akan mengabaikan sekitarnya karena mereka berada dalam dunia visual di dalam," katanya. (kompas.com)

Mengejar karier sambil menjalankan bisnis sampingan memang terdengar keren dan seru. Serunya bukan sekadar penghasilan yang bertambah, tapi juga pusing mengatur waktunya.

Melakoni dua hal sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Keduanya punya tuntutan yang sama. Harus tetap profesional saat di kantor sekaligus fokus berbisnis.

Berbisnis sambil terus berkarier bukan suatu bentuk kemustahilan. Asalkan memiliki manajemen waktu yang baik. 

Bagi yang ingin masuk aliran berbisnis dan berkarier di saat bersamaan, mari bedah hal-hal yang mesti disiapkan seperti dikutip dari DuitPintar.com berikut ini.

Optimalkan waktu di kala akhir pekan

Bila selama hari kerja Anda tidak bisa total mengurus bisnis, waktu yang paling cocok adalah saat akhir pekan. Anggap saja melakoni bisnis sampingan saat akhir pekan itu bagian dari refreshing.

Tunda dulu pikiran bahwa akhir pekan itu waktu melepas penat. Konsekuensi dual status menuntut semua celah waktu dimaksimalkan seoptimal mungkin.

Tenang, bekerja saat akhir pekan tidak selamanya penderitaan. Semua pengorbanan bekerja di akhir pekan akan terobati ketika bisnis sampingan semakin tumbuh dan maju.

Pekerjakan orang yang bisa dipercaya

Mendelegasikan bisnis sampingan ke orang yang terpercaya juga menjadi opsi paling masuk akal. Tujuannya bukan karena ingin lepas tangan, tapi semata-mata demi menjaga stabilitas pekerjaan di kantor.

Tinggal dipikirkan masak-masak pekerjaan apa saja yang hendak didelegasikan. Selain itu pertimbangkan juga upah yang layak sehingga yang bersangkutan juga semangat mengurusnya.

Disiplin dan sadar diri kapan bekerja dan kapan berbisnis

Bukan bermaksud meremehkan kemampuan multitasking, tapi ada baiknya hindari menyelesaikan pekerjaan kantor bersamaan dengan bisnis.

Dalam satu waktu pikirkan tugas-tugas kantor, tapi di depan mata cari cara mencuri-curi waktu urus bisnis sampingan. Ujungnya, tidak ada satu pun yang tuntas. Akibatnya justru tugas kantor menumpuk dan bisnis terbengkalai.

Lebih baik disiplin membuat jadwal. Ketika di kantor, full time pikirkan pekerjaan. Kemudian setelah office hour, baru konsentrasi untuk bisnis sampingan.

Jauhi bisnis yang menuntut modal besar

Sebaiknya carilah bisnis yang bisa berjalan tanpa modal besar. Bukan sekadar menekan risiko kerugian, tapi lebih pada kemampuan diri sendiri untuk mengurusnya.

Ketika modal kecil, maka skala bisnis pun ikutan kecil. Lantaran masih berstatus karyawan, bisnis skala kecil ini kemungkinan masih bisa diatasi seorang diri.

Di samping itu, ketika modal yang dikeluarkan kecil maka tak perlu terlalu ngoyo. Beda kasus jika bisnis ternyata terlihat ada progres dan menuntut waktu lebih banyak. Saat itulah baru dipertimbangkan untuk fokus di bisnis.

Cari kerjaan paruh waktu atau freelance

9 to 5, artinya jam kerja kantoran rata-rata 8 jam sehari. Alhasil, pikiran dan tenaga bakal terkuras habis.

Tentu bakal merasa bersalah karena bisnis sampingan digarap hanya dengan ‘sisa-sisa’ tenaga dan pikiran.

Bila ini menjadi masalah, Anda dianjurkan untuk menghindari pekerjaan full time. Lebih bijak mencari pekerjaan part time atau freelancer.

Jenis pekerjaan ini bisa fleksibel menyelesaikannya. Dan yang tak kalah penting, pekerjaan itu masih sesuai dengan minat dan keahlian yang dimiliki.

Pertimbangkan strategi mana yang didahulukan

Yang membuat orang enggan meninggalkan status karyawan lebih karena faktor keamanan. Sebab kita masih punya pendapatan tetap dan pasti, ditambah dengan fasilitas dari kantor. Ini berbeda dengan bisnis sampingan yang sifatnya masih spekulatif.

Hanya saja, jangan dipaksakan melakoni semuanya. Hindari niat serakah dan ingin dapat duit banyak dari dua pekerjaan yang sebenarnya sulit disatukan.

Lebih baik pertimbangkan masak-masak. Ukur kemampuan dan kapasitas diri. Atau bisa juga bermain skala prioritas. Misalnya fokus di karir dulu hingga berhasil, baru memulai bisnis. Bisa juga sebaliknya.

Kesimpulannya, bekerja sambil berbisnis memang menyenangkan. Tapi faktanya tak semenyenangkan yang dikira. Keduanya sama-sama menuntut perhatian. (liputan6.com)

Menjalani awal hari di kantor baru tentu tidak terasa mudah. Bagi sebagian orang, masa adaptasi merupakan masa sulit yang harus dilewati. Pada masa ini, seseorang harus beradaptasi dengan lingkungan kerja sekaligus tugas-tugas baru yang Anda jalani.

Seperti yang dilansir dari herworldplus.com, ada lima cara yang mampu mempermudah Anda untuk tetap percaya diri dan dapat menjalani masa adaptasi dengan lebih mudah. Penasaran bagaimana?

1. Sosialisasi
Lakukan sosialisasi, berteman dan berkenalan dengan sebanyak-banyaknya rekan kerja Anda. Dengan cara ini maka akan memiliki teman yang siap memberikan info mengenai hal-hal yang tidak Anda ketahui di kantor. Saat inilah perlahan rasa percaya diri Anda akan timbul.

2. Gunakan kelebihan 
Saat memulai pekerjaan baru, tentu Anda membutuhkan penilaian yang membantu Anda untuk melewati masa percobaan dengan mudah. Saat momen ini, gunakanlah kelebihan Anda untuk melewati tantangan-tantangan tugas yang diberikan untuk Anda. Dengan kesuksesan melewati tantangan tersebut, tentu akan membuat Anda semakin percaya diri.

3. Upayakan kelemahan 
Kelemahan bukan merupakan hal yang membatasi diri Anda. Jika Anda tahu akan kelemahan yang dimiliki, maka tentu akan ada cara untuk mengatasinya. Dengan cara tersebut, maka Anda bisa tampil tetap percaya diri di kantor.

4. Berpenampilan terawat
Salah satu untuk tampil percaya diri sekaligus mendapatkan kesan yang positif di kantor bisa ditempuh dengan memberikan tampilan terbaik Anda. Berpakaianlah secara santun agar Anda bisa tetap percaya diri di kantor.

5. Fokus terhadap kerjaan 
Fokuslah pada pekerjaan Anda sehingga tugas-tugas yang diberikan dapat terlewatkan sesuai target pencapaian yang Anda inginkan. Dengan cara ini, maka otomatis Anda bisa tampil lebih percaya diri tentunya. (liputan6.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM