Gosip tak pernah kenal waktu dan tempat. Bahkan, di tempat kerja pun tak menjamin kita akan sepenuhnya aman dari gosip. Seseorang menceritakan sesuatu tentang orang lain kepada reka kerjanya, dan dalam waktu sekejap hal tersebut menyebar ke seluruh kantor. Ini hal yang biasa terjadi dalam hidup. Namun, ini juga hal yang menyakitkan, apalagi jika kita yang menjadi bahan gosip. Yah, menjadi bahan gosip bisa merusak hari kerja kita. Kita bisa menjadi tak fokus dalam perkerjaan dan membuat kita menjadi tak betah berada di kantor. Lantas, apa yang bisa kita lalukan agar tak menjadi bahan gosip? Berikut cara agar kita tak menjadi bahan gosip.

1. Jangan terlalu sering menyebarkan informasi

Apa yang terjadi bila kita membawa seluruh kehidupan pribadi ke kantor? Jika Kamu berbagi setiap detail tentang hidup dengan rekan kerja termasuk masalah keluarga, kehidupan cinta, masalah perkawinan atau kesulitan keuangan, itu sama saja dengan memberikan bahan gosip secara gratis pada rekan kerja. Namun, ini bukan berarti Kamu akan bebas menjadi bahan gosip jika tak menceritakan apapun kepada mereka. Sebab, "tukang gosip" kerap bisa menemukan celah cerita, sekecil apa pun itu. Tapi, setidaknya kita tak memberikan bahan gosip secara gratis pada mereka dengan terlalu banyak menceritakan kehidupan pribadi.

Jika Kamu harus memiliki seseorang untuk diajak bicara di tempat kerja, cobalah untuk menemukan orang yang bisa dipercaya. Idealnya orang tersebut seharusnya bukanlah atasan atau bawahan kita, karena berbagi informasi pribadi dalam posisi semacam itu dapat mempengaruhi hubungan kerja.

2. Hindari hubungan asmara dengan rekan kerja

Selain membagi informasi pribadi, salah satu hal yang membuat kita lebih berisiko menjadi bahan gosip di tempat kerja adalah mencampurkan kehidupan pribadi dengan kehidupan kerja. Yah, itulah risiko yang terjadi jika kita berkencan dengan rekan kerja. S angat sulit menyembunyikan hubungan asmaramu dengan rekan kerja. Apalagi, jika teman kerja lainnya seringkali melihat kalian berdua selalu bersama.

3. Jaga emosimu

Jangan tunjukkan emosimu saat Kamu kehilangan kesabaran pada rekan kerjamu. Mereka mungkin merasa sangat terhibur saat melihatmu marah dan pasti semakin menjadikanmu bahan gosip. Mereka justru akan semakin bahagia saat wajahmu memerah karena amarah, tangan mulai gemetar dan kata-kata kotor mengalir deras dari mulutmu. Di kemudian hari, mereka akan membicarakan ledakan emosimu itu di belakangmu. Yah, emosi hanya akan membuatmu menjadi bahan gosip yang pas untuk mereka.

4. Perhatikan perilakumu di luar pekerjaan

Mungkin Kamu berpikir bahwa perilakumu di luar pekerjaan bukanlah urusan mereka. Tapi, saat rekan kerjamu tanpa sengaja melihat perilakumu di luar kantor, ini akan menjadi bahan gosip yang efektif. Kamu tidak akan tahu siapa yang akan dihadapi di saat waktu yang tak tepat. Kamu juga tak akan tahu siapa yang diam-diam melihat unggahanmu di media sosial. Jadi sebaiknya, kita tetap menjaga perilaku kita saat berada di luar kantor agar terbebas dari gosip miring.

5. Hati-hatilah dengan caramu berpakaian

Mereka yang memakai pakaian tak pantas saat bekerja benar-benar akan menjadi pusat perhatian, tentu saja dengan cara yang negatif. Caramu berpakaian yang tak sopan bisa saja menimbulkan asumsi buruk bagi rekan kerjamu. Begitu mereka mendapatkan bahan gosip di kepalanya, mereka yang suka bergosip akan melancarkan "seerangan" yang bisa saja merusak reputasimu. Jadi, jika Kamu tak ingin memberi "amunisi" gosip untuk mereka, cobalah berpakaian sopan dan pantas saat ke kantor. (kompas.com)

Wali Kota Bima Arya mengatakan musyawarah pimpinan daerah (muspida) telah berkoordinasi terkait persiapan menjelang Presiden Jokowi berkantor di Istana Bogor selama Desember. Pasokan listrik hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi perhatian.

"Yang pertama, tentu kita tingkatkan koordinasi kita, karena akan ada peningkatan aktivitas Presiden di Istana, terutama ketertiban arus lalu lintas di seputar Istana Kebun Raya," kata Bima dalam perbincangan, Rabu (22/11/2017).

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto juga sudah ke Bogor untuk melakukan koordinasi. Selain soal lalin, kantong-kantong parkir disiapkan mengingat Presiden juga akan menggelar rapat terbatas, rapat kabinet, hingga kedatangan tamu negara.

"Yang kedua, saya koordinasikan dengan PLN, PDAM, untuk pastikan pasokan listrik dan air tersedia semua," ujarnya.

Ketiga, lanjutnya, pihaknya juga memastikan stabilitas politik lebih aman dan terkendali.

"Ibaratnya, sekarang Ibu Kota Negara RI pindah ke Bogor. Karena itu, segalanya kita waspadai, potensi-potensi gangguan kamtibmas kita koordinasikan," tuturnya.

Bima menekankan tidak ada kendala terkait persiapan Presiden Jokowi berkantor di Bogor. Sebab, selama ini Bogor juga sering dijadikan tempat menerima tamu-tamu negara.

"Karena selama ini kita cukup terbiasa dengan kedatangan tamu-tamu negara. Kemarin Presiden Korsel tiba-tiba blusukan kan. Beberapa tamu negara juga sudah sering datang, kita koordinasikan. Tinggal melanjutkan saja," ujarnya. (detik.com)

Saat diet telah berhasil, musuh selanjutnya adalah ruang kerja Anda. Stres karena pekerjaaan bisa membuat seseorang mengalihkan pikiran pada makanan ringan yang mengandung gula dan lebih memilih duduk di kursi sepanjang hari. Tak heran bila tempat kerja kemudian dituduh sebagai penyebab tubuh kembali berlemak.

Namun Anda tidak sendirian. Survei tahun 2013 menunjukan bahwa dua dari lima orang mengatakan bahwa mereka bermasalah dengan berat badan karena pekerjaan.

Jadi, apa yang harus dilakukan para karyawan ?

Studi terbaru dalam Journal of Physical Activity and Health menunjukkan bahwa 15 menit aktivitas ringan bisa menjadi solusi terbaik untuk mencegah datangnya kembali lemak berlebih. Dan yang dibutuhkan hanyalah satu perubahan sederhana pada hari kerja Anda.

Peneliti Universitas Pittsburgh merekrut 74 responden sehat di usia pertengahan 20an. Mereka diminta untuk duduk, berdiri, atau berjalan selama 15 menit. Lalu, tiap responden diukur berapa kalori yang mereka bakar.

Hasilnya, mereka yang berjalan mampu membakar kalori tiga kali lebih banyak daripada yang duduk atau berdiri.

Pekerja yang duduk dan berdiri membakar sekitar 20 kalori dalam 15 menit, sementara yang berjalan kaki membakar hingga 60 kalori dalam waktu yang sama.

Anehnya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang berdiri membakar kalori dalam jumlah sama dengan mereka yang duduk.

Hasilnya menunjukkan apa yang mungkin sudah Anda ketahui bahwa duduk seharian penuh akan menambah lingkar pinggang.

Sementara itu, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa olahraga kebugaran tidak hanya dapat meningkatkan mood Anda. Namun juga dapat meningkatkan kinerja Anda di tempat kerja.

Intinya adalah Anda harus tetap berolahraga meski berada di tempat kerja. (kompas.com)

Setiap pekerjaan punya risiko kesehatan masing-masing. Pekerja pabrik, misalnya, berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan dan penyakit jantung karena jenis pekerjaannya yang berbeda dengan pekerja kantoran. Lantas, masalah kesehatan apa yang mungkin dihadapi oleh karyawan kantor pada umumnya?

Meski terlihat enak dan nyaman, duduk di kursi kantor yang empuk seharian dan tidak melakukan aktivitas berat, nyatanya bisa memunculkan masalah kesehatan — dari yang ringan hingga berat. Tak hanya dapat memengaruhi kesehatan tubuh, namun kualitas performa kerja dan produktivitas juga bisa terganggu akibatnya.

Masalah otot dan rangka

Pekerjaan sehari-hari yang menuntut Anda untuk duduk lama di depan komputer dapat mengubah postur tubuh, sehingga menyebabkan masalah otot dan rangka seperti nyeri punggung dan leher.

Pasalnya, otot dan rangka tubuh sebenarnya dirancang untuk membuat Anda terus bergerak aktif. Ketika Anda berdiri dan berjalan, otot perut akan bekerja menegang untuk menopang tubuh, tapi selama duduk, otot ini tidak digunakan. Akibatnya, otot dapat melemah.

Membungkuk ke depan sewaktu bekerja untuk melihat layar komputer menempatkan stres yang luar biasa pada leher, terutama pada bagian yang menghubungkan tulang belakang dengan kepala. Postur yang buruk juga merusak otot punggung dan bahu, karena otot ini memanjang secara berlebihan untuk membungkuk di atas keyboard dalam waktu yang lama.

Masalah otot dan rangka juga bisa terjadi pada bagian lengan, terutama pada pergelangan tangan yang aus karena terus menerus dipakai untuk mengetik.

Berikut hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mencegah masalah kesehatan ini muncul di kemudian hari:

- Perbaiki postur tubuh ketika duduk. Usahakan untuk duduk denga posisi punggung yang tegak dan jangan membungkuk. Buat bahu Anda rileks
- Jika Anda bekerja di depan komputer atau gadget, maka sebaiknya posisikan gadget lurus dengan pandangan mata. Jadi, tak membuat Anda harus mendongak atau menunduk. Hal ini akan membuat otot-otot bagian leher menjadi cepat lelah.
- Jangan lupa untuk membiasakan diri melakukan olahraga rutin. Selain olahraga rutin, Anda juga bisa melakukan gerakan-gerakan sederhana selama duduk di kantor untuk membuat otot tidak tegang.

Masalah kesehatan mata

Masalah kesehatan mata juga kerap menjadi langganan para pekerja kantoran, terutama:

- Mata memerah
- Kelopak mata bengkak
- Mata iritasi
- Penurunan kemampuan penglihatan
- Sakit kepala dan pusing ketika berusaha untuk melihat keadaan sekitar (Mata lelah)

Sebagian besar kondisi ini disebabkan oleh penerangan ruangan yang tidak baik, misalnya, ketika seharian bekerja di depan komputer atau gadget.
Bagaimana mengatasinya? Perbaiki penerangan ruangan di kantor. Bila lampu ruangan terlalu redup, maka sebaiknya ganti dengan lampu dengan cahaya yang lebih terang. Selain itu, usahakan untuk menggunakan pelapis monitor yang membuat cahaya dari komputer tidak langsung merusak mata.

Anda juga sebaiknya memeriksakan kesehatan mata setidaknya 1-2 kali dalam satu tahun. Apalagi, jika telah menggunakan kacamata, maka risiko masalah kesehatan mata yang mungkin Anda alami semakin besar.

Masalah pendengaran

Pekerja kantoran juga berisiko alami masalah pendengaran akibat hiruk pikuk suara yang terdengar saat bekerja. Beberapa penyebab yang mungkin saja membuat Anda mengalami gangguan pendengaran seperti suara hingar bingar dari gosip tetangga, dering telepon, komputer, maupun peralatan elektronik yang mengeluarkan suara dan sering digunakan.

Jika Anda menggunakan headset sebagai peredam suara-suara tersebut, pastikan bahwa tidak menyalakan lagu terlalu kencang agar tidak merusak telinga. Jangan lupa untuk mengistirahatkan telinga dari headset yang digunakan. Lepas headset sesekali untuk memberikan telinga waktu untuk beristirahat. (kompas.com)

Atau juga bisa diakibatkan oleh penggunaan headset dengan volume besar-besaran ketika ingin fokus bekerja tanpa gangguan. (kompas.com)

Page 1 of 4

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM