Apa yang biasanya Anda lakukan di pagi hari? Apakah tubuh justru terasa lesu dan tidak bersemangat ketika bangun di pagi hari?

Hal ini mungkin akibat dari kebiasaan Anda yang senang begadang di malam hari. Tentu saja, kurangnya waktu tidur di malam hari akan mempengaruhi pagi Anda.

Dilansir dari mydomaine.com, Kamis (23/3/2017) mungkin Anda masih bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan agar pagi hari terasa lebih bersemangat dan produktif. Selain memperbaiki waktu tidur di malam hari, yaitu setidaknya delapan jam dalam sehari, ada satu cara sederhana, sekaligus mengejutkan yang ternyata bisa Anda lakukan.

Para ahli menyarankan Anda untuk memulai hari dengan pikiran yang positif. Lantas, bagaimana melatih pola pikir yang positif?

1. Ubahlah bunyi alarm Anda
Bunyi alarm yang mengagetkan tidak akan membantu Anda melewati sepanjang hari dengan perasaan positif, terutama jika Anda tidak terbiasa beraktivitas di pagi hari. Cobalah bunyi alarm yang lebih menenangkan dan damai untuk membangunkan Anda dari tidur. Para peneliti telah berhasil membuktikan bahwa musik dapat membuat seseorang menjadi lebih bahagia, mengapa Anda tidak mengambil manfaat dari hal tersebut?

2. Luangkan waktu untuk diri sendiri
Bangun terlambat dan terburu-buru di pagi hari tidak akan membuat Anda melewati sepanjang hari dengan perasaan yang menyenangkan. Mulailah pagi hari dengan segala sesuatu yang terencana dengan baik.
Di pagi hari, luangkan waktu 10 sampai dengan 20 menit untuk relaksasi atau menikmati hal-hal yang Anda sukai.

3. Sarapan kaya protein
Tidak peduli bagaimana Anda bangun di pagi hari, sarapan sangat penting untuk membantu meningkatkan produktivitas sepanjang hari. Cobalah mengonsumsi sarapan yang kaya protein untuk meningkatkan metabolisme, seperti alpukat, telur, dan smoothie. (liputan6.com)

Bali baru saja dianugerahi sebagai The Worlds Best Destination pilihan traveler dari seluruh dunia. Pulau Dewata yang punya sederet pantai menawan ini berhasil mengalahkan kota-kota destinasi wisata dunia, seperti London, Prancis, Roma, bahkan Crete dan New York. 

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, penghargaan yang diperoleh dari proses kompetisi yang panjang, serius, dan dilakukan oleh lembaga kredibel, akan menaikkan country image.

“Setiap country image naik 10 persen, mendorong kenaikan toursim 11 persen, dan investmen 1 persen. Brand Wonderful Indonesia itu punya valuasi dan bisa dihitung. Semakin tinggi value-nya, semakin dikenal kuat memiliki reputasi, semakin mahal harga barang dan jasa yang menempel pada brand tersebut,” kata Arief Yahya.

Dalam banyak kesempatan, Arief Yahya juga kerap menyebut formula 3C dalam tiap kompetisi level dunia. Penghargaan bagi Arief Yahya akan menaikkan confidence level” atau kepercayaan internal, mendongkrak credibility atau kepercayaan publik, dan dapat menciptakan calibration, yaitu kriteria ideal sesuai standar global.

Penghargaan yang diterima pariwisata Bali bukan perkara instan, melainkan hasil dari perjuangan panjang. Keberhasilan Bali adalah buah dari keberhasilan kecil yang terus dipertahankan dan dikembangkan. 

“Lembaga-lembaga ternama dunia juga sudah menempatkan Bali sebagai the best-nya. Travel+Leisure, World Travel Award, Conde Nast Traveller, UNWTO Awards, Asia Trip, DestiAsian, sampai yang terakhir TripAdvisor,” kata Arief Yahya. (liputan6.com)

Selasa, 21 Maret, tersiar kabar jika Ed Sheeran menambah nama para penulis lagu hit TLC, ‘No Scrubs’, dalam lagu hitnya sendiri, ‘Shape of You’.

Semenjak perilisannya, pra-chorus lagu (“Boy, let’s not talk too much/ Grab on my waist and put that body on me“) telah menjadi bahan pembicaraan karena dianggap memiliki ritme lirik yang mirip dengan lagu TLC rilisan 1999 tadi (“No, I don’t want no scrubs/ A scrub is a guy that can’t get no love from me“).

Rupanya Sheeran menanggapi hal ini dengan baik, sehingga ia kemudian memutuskan untuk menambahkan nama penulis ‘No Scrubs’, Kandi Burruss dan Tameka ‘Tiny’ Colette, yang berasal dari girl group Xscape, bersama dengan Kevin “She’kspere” Briggs dalam kredit untuk ‘Shape of You’.

Sheeran bukan satu-satunya artis yang pernah melakukan hal serupa. Semenjak tahun keluarga Marvin Gaye menuntut Robin Thicke, Pharrell Williams dan T.I. tentang kepemilikan lagu ‘Blurred Lines’ di tahun 2013, maka ada beberapa artis lain yang kemudian menambahkan nama untuk daftar penulis lagu, setelah lagunya dirilis, guna menghindari masalah hukum.

Tahun lalu The Chainsmokers menambahkan nama dua anggota band rock The Fray sebagai penulis lagu hit mereka, ‘Closer’, karena ada persamaan dengan lagu ‘Over My Head (Cable Car)’ milik The Fray. Lantas ada Miguel yang menambahkan nama pentolan Smashing Pumpkins, Billy Corgan, sebagai penulis lagu ‘Leaves’, karena ada kemiripan dengan hit klasik band grunge tersebut, ‘1979’. Serta tentu saja Bruno Mars dan Mark Ronson yang menambahkan anggota The Gap Band untuk ‘Uptown Funk’, serta Tom Petty dan Jeff Lynne untuk ‘Stay With Me’ milik Sam Smith. (creativedisc.com)

Mantan bomber Barcelona Patrick Kluivert disebut ikut andil dalam kasus pencurian lukisan karya Vincent van Gogh pada tahun 2002 silam.

Menurut laporan dari nltimes, awal keterlibatan Kluivert ini berawal dari ditangkapnya salah seorang terdakwa pencurian lukisan tersebut, Octave Durham. Pada film dokumenter yang dibuat oleh Brandpunt, Octave pun menceritakan bagaimana ia kemudian dibantu oleh Kluivert bersembunyi dari kejaran polisi Belanda.

Octave melakukan pencurian tersebut di museum Van Gogh di Amsterdam. Namun saat melarikan diri dari museum, topinya terjatuh di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi akhirnya memulai penyelidikan dengan petunjuk topi tersebut.

Akhirnya, polisi menemukan DNA Octave dari topi tersebut. Mereka kemudian melacaknya ke apartemennya. Namun Octave bisa melarikan diri dan terbang ke Spanyol, tepatnya ke Barcelona.

Di sana Octave mengaku Kluivert mengundangnya ke rumahnya. Saat itu Kluivert sendiri memang tengah bermain bagi klub Barcelona.

"Patrick Kluivert adalah salah satu teman saya. Ia tinggal di lingkungan saya di Amsterdam. Saya bertemu dengan Patrick di Barcelona dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya sedang dicari-cari polisi."

"Saya jelas tidak mengatakan bahwa saya dicari karena kasus pencurian lukisan Van Gogh. Dan ia kemudian berkata: 'kenapa selama ini menginap di hotel? Kenapa tidak menginap di rumahku saja?'" aku Octave.

Pengakuan Octave itu kemudian dibantah dengan keras oleh Kluivert. Eks bomber AC Milan itu menyebut tudingan Octave itu cuma omong kosong belaka.

"Cerita bahwa saya menawarinya tempat tinggal benar-benar omong kosong. Bahkan, jika saja saya tahu tentang masa lalunya, saya jelas akan menjauh darinya," seru Kluivert pada The Telegraaf.

Kluivert sendiri kemudian akan mengajukan gugatan pada Octave. Hal tersebut ditegaskan oleh pengacaranya, Gerard Spong.

"Kluivert mungkin memang pernah bertemu dengan orang ini sekali, tapi tak pernah memberikannya tempat tinggal. Ia tak pernah berada di rumahnya. Ini adalah pernyataan yang sangat mencemarkan nama baik yang tidak akan tetap tanpa konsekuensi," tegasnya.

Namun pembuat film dokumenter tersebut, Vincent Verweij, malah mengaku tak meragukan pengakuan Octave. "Saya punya dua narasumber yang bisa mengkonfirmasikan klaim itu, termasuk salah satunya dari seorang anggota keluarga yang saya miliki rekamannya." (bola.net)

Page 1 of 341

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net